Senin, 27 Januari 2014

Liputan Khusus Sahabat Jadi Cinta



5 Kelebihan Pacaran dengan Sahabat Sendiri Ketimbang Pria Lain

Arina Yulistara - wolipop

Tidak menutup kemungkinan rasa cinta bisa tumbuh di antara dua sahabat pria dan wanita. Pacaran dengan sahabat sendiri sebenarnya memiliki beberapa keuntungan, misalnya sudah saling tahu kepribadian masing-masing sehingga tidak perlu waktu lama untuk saling mengerti. Anda sudah tahu kejelekan sahabat begitu pula dengan si dia. Ada beberapa keuntungan lain yang bisa didapatkan dari menjalin hubungan asmara dengan teman dekat. Berikut lima hal yang mungkin tidak Anda dapatkan dari pria lain saat berpacaran dengan sahabat.

1. Sudah Mengenal Lebih Jauh
Sudah saling mengenal menjadi kelebihan bila pacaran dengan sahabat. Ketika Anda sudah saling tahu kejelekan masing-masing tentu tidak perlu lagi jaim (jaga image) di depan pasangan.

"Kita sudah tahu dia seperti apa, bisa tampil apa adanya, karena memang akan lebih nyaman ketika kita bersama dengan orang yang sudah tahu jeleknya kita," tutur psikolog klinis dewasa, Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi, saat berbincang dengan Wolipop di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (10/9/2013).

2. Lebih Nyaman
Hubungan cinta perlu dilandasi rasa nyaman satu sama lain. Jika Anda bisa bersahabat dengan dia tentu sudah ada kenyamanan antara Anda berdua. Kenyamanan tersebut diperlukan untuk membangun hubungan agar semakin berkualitas ke depannya.

"Kalau orang ingin punya hubungan (asmara) basic-nya atas dasar kenyamanan, tapi kenyamanan dan cinta itu beda. Kenyamanan hanya salah satu komponen dalam cinta tapi belum tentu cinta kalau hanya nyaman," ujar psikolog yang memiliki tempat praktek di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan itu.

3. Sudah Mengenal Teman-temannya
Menurut psikolog lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu, jika Anda sudah memiliki hubungan persahabatan lama tentu telah mengenal teman-temannya. Anda sudah punya banyak informasi mengenai si dia. Ini merupakan salah satu kelebihan pacaran dengan sahabat sendiri.

4. Sudah Tahu Keluarganya
Selain mengenal dia dan teman-temannya, tentu Anda juga sudah tahu keluarganya seperti apa. Mungkin Anda juga telah mengenal dekat keluarga sahabat sehingga setelah pacaran lebih mudah diterima di lingkungan keluarganya. Anda tidak perlu mencari tahu lagi seperti apa kehidupan keluarga pasangan saat ini.

5. Riwayat Hubungan Asmara
Wulan menuturkan, mengetahui sejarah hubungan asmara pasangan penting untuk pembelajaran Anda ke depannya. Anda bisa tahu apa saja penyebab kisah asmara pasangan dengan mantan-mantannya selalu gagal dan berusaha tidak melakukan hal yang sama dalam hubungan saat ini.

Dipostkan oleh :
Agatha Ratih C-1701362885

Riset: 23 Menit, Waktu Belanja Paling Efektif



Dona Rema - wolipop
http://newopenx.detik.com/delivery/lg.php?bannerid=334&campaignid=3&zoneid=201&loc=1&referer=http%3A%2F%2Fwolipop.detik.com%2Fread%2F2013%2F12%2F30%2F105706%2F2453755%2F1141%2F1%2Friset-23-menit-waktu-belanja-paling-efektif&cb=fb0493f6b5
 
Akhir tahun menjadi momen yang ditunggu-tunggu banyak orang. Bukan hanya karena bisa menikmati liburan, tapi juga karena ada penawaran potongan harga besar-besaran dari berbagai macam pusat perbelanjaan dan brand ternama. Tak heran jika tak sedikit orang meluangkan waktu yang banyak hanya untuk berburu barang-barang branded dengan harga miring jelang tahun baru. Namun, tahukah Anda bahwa waktu belanja yang paling efektif itu hanya 23 menit?

Menurut para ahli, kemampuan seseorang untuk membandingkan harga dan kualitas sebuah barang hanya bertahan di 23 menit pertama. Ini terjadi karena bagian rasional dari otak akan mulai ditutup setelah rata-rata 23 menit membandingkan berbagai macam barang. 

Hal tersebut diungkapkan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Shopper Research dan Shopping Behavior Analysis SBXL, serta psikolog dari University of Bangor, kepada beberapa relawan yang menjalani scan MRI, dengan melakukan simulasi seperti saat sedang berbelanja di toko. 

Sebelum melakukan scan MRI, relawan diminta mensituasikan kondisi seperti sedang berada dalam sebuah toko kelontong. Mereka diperlihatkan beberapa daftar belanja dengan berbagai promosi dan penawaran khusus. Scan MRI ini berfungsi memonitor aliran darah dan aktivitas otak, untuk melihat seberapa lama otak berfungsi secara efektif.

"Sistem ini untuk menyelidiki dasar saraf pengambilan keputusan. Dengan menggunakan teknik pencitraan otak yang canggih, kami berharap dapat memberi pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana pembeli merespon penawaran khusus," ujar Dr Paul Mullins, dosen senior di bidang psikologi di University of Bangor, seperti dikutip dari Daily Mail.

Mereka juga menemukan bahwa fungsi korteks (bagian otak yang bertanggung jawab terhadap pola pikir, daya ingat, dan pengelolaan bahasa seseorang) otak besar awalnya sangat tinggi saat mulai berburu untuk tawar-menawar. Akan tetapi, bagi direktur SBXL, Phillip Adcock, setelah beberapa saat, otak mulai tidak dapat mengatasi informasi yang berbeda dengan baik, lalu diatasi dengan mencari jalan pintas.

"Jadi saat kita melihat tanda merah dan putih, kita berpikir itu adalah barang murah. Karena itulah yang selalu digunakan dalam penjualan," jelas Phillip Fungsi yang lebih tinggi dari korteks otak besar ini, biasanya digunakan untuk pekerjaan yang lebih kompleks, seperti pengambilan keputusan. Karena itulh, bagian otak ini menjadi daerah yang paling awal berpikir dan berfungsi saat berburu untuk melakukan tawar menawar.

Mengandalkan bagian otak tersebut dalam waktu yang lama, bisa menyebabkan kelelahan. Sehingga, seseorang akan kembali ke bagian yang lebih primitif dari otak, seperti korteks insular, yang tidak memiliki fungsi cukup baik untuk menilai uang. 

Hasilnya, seperlima dari pembeli menempatkan penawaran khusus dalam keranjang belanja mereka, meskipun sebenarnya harga yang diperoleh jauh lebih mahal dibandingkan produk biasa. Dan hampir setengah responden hanya membeli satu benda dari setiap penawaran buy one get one.

Masalah seperti ini untungnya bisa teratasi dengan mudah, yaitu dengan beristirahat sejenak. Duduk selama beberapa menit dan meminum kopi di tengah-tengah waktu belanja, juga dapat menghidupkan kembali indera tersebut.
dipostkan oleh Agatha Ratih C (1701362885)

Sabtu, 25 Januari 2014

Anoreksia Nervosa

Anoreksia adalah suatu penyakit dimana seseorang membiarkan dirinya sendiri kelaparan karena merasa tubuhnya terlalu gemuk dan berat badannya berlebih.
Penyakit ini biasanya menyerang remaja-remaja—terutama remaja wanita—pada masa puber karena di masa itu lah seorang remaja umumnya mulai menetapkan standar tubuh ideal mereka sendiri, biasanya langsing dan cenderung kurus.
Orang-orang penderita anoreksia sangat takut gemuk dan sebagai hasilnya, mereka bisa menerapkan cara-cara diet ekstrim untuk menurunkan berat badan secara drastis dalam waktu sesingkat mungkin.
Cara-cara tersebut antara lain dengan olahraga berlebihan, mengonsumsi laksatif untuk mendorong keluarnya sisa makanan, atau bahkan menghindari makan. Dengan melakukan diet berbahaya tersebut, berat badan mereka bisa turun hingga 15% dari berat badan normal sehingga tubuh mereka terlihat sangat kurus.

Gejala:
-Tidak mengalami menstruasi selama 3 bulan berturut-turut (untuk wanita)
-Tidak mau dan menolak makan di depan umum
-Sering merasa gelisah
-Lemah
-Kulit kusam
-Nafas pendek-pendek
-Khawatir berlebih terhadap asupan kalori

Menderita anoreksia dapat menganggu kestabilan kerja sistem tubuh sehingga menimbulkan beberapa dampak buruk, antara lain:
-penyusutan tulang
-kehilangan mineral
-rendahnya suhu tubuh
-detak jantung yang tidak teratur
-gangguan permanen terhadap pertumbuhan badan
-rawan terkena osteoporosis

Selain itu, ada dampak lebih buruk lagi apabila seorang penderita anoreksia mengonsumsi laksatif karena laksatif sangat berbahaya bagi tubuh.
Laksatif adalah substansi yang akan memaksa tubuh mengeluarkan cairan serta makanan yang masih diproses di dalam usus sehingga nutrisinya tidak terserap sempurna.
Laksatif juga mengandung bahan-bahan kimia berbahaya yang mungkin bisa terserap oleh tubuh. Penggunaan laksatif dalam jangka panjang bisa mengakibatkan gangguan permanen pada kestabilan sistem pencernaan serta menyebabkan tubuh kekurangan banyak nutrisi.

Sumber: https://id-id.facebook.com/GlobalTraditionalMedicinegtm/posts/523923577651468
Oleh: Hana Anggraini Putri 1701348905

Bulimia

Ladies, menjadi sangat kurus seperti kebanyakan model bisa jadi sangat berbahaya loh. Hal ini dikarenakan banyak model yang menggunakan cara yang tidak sehat untuk menjaga tubuhnya tetap kurus.

Salah satu caranya menurut yang dilansir situs marieclaire.com adalah dengan bulimia. Ladies tahu apa sih bulimia itu? Bulimia adalah sebuah pengrusakan pola makan (eating disorder) untuk tampil sangat kurus dengan makan yang sangat banyak dalam waktu singkat, kemudian dipaksa untuk dimuntahkan kembali dengan menggunakan obat atau olahraga berlebihan setelah makan.
Selain menggunakan bulimia untuk menurunkan berat badan, paraa model biasanya juga merokok untuk menghilangkan nafsu makan dan bersauna untuk membakar lemak. Cara ini cenderung tidak sehat dan dapat mengakibatkan timbulnya banyak penyakit.

Efek samping yang dapat ditimbulkan oleh bulimia adalah:
-lemas
-pusing
-susah menelan makanan
-bercak darah di mata

Selain itu, menurut MamasHealth.com, bulimia dapat menyebabkan efek samping sebagai berikut:
- gigi keropos karena isi lambung yang asam dikeluarkan kembali
- sensitif kepada makanan yang panas atau dingin
- susah menelan karena kelenjar ludah mengering
- sakit perut
- rusaknya lambung dan tengorokan
- dehidrasi
- denyut jantung tidak stabil yang dapat mengakibatkan gagal jantung
- menurunkan libido
- efek yang lebih ekstrim seperti stres, gila hingga bunuh diri.

Wah sangat berbahaya ya, Ladies.

Sumber: http://www.vemale.com/topik/diet-dan-fitness/29405-bulimia-dan-efek-sampingnya.html
Oleh: Hana Anggraini Putri 1701348905

Skizofrenia

Skizofrenia paranoid

Jenis skizofrenia dimana penderitanya mengalami waham dan halusinasi yang meneror atau mengintimidasi (misalnya merasa diawasi secara terus-menerus atau diikuti ketika pergi ke manapun) dan juga waham yang membuat penderita meyakini bahwa ia adalah sesosok figur besar (Tuhan, Malaikat, Nabi, panglima besar, dsb).[2]

Skizofrenia tidak teratur

Jenis skizofrenia yang sifatnya ditandai terutama oleh perilaku yang tidak bertujuan dan kekanak-kanakan. Seseorang yang menderita skizofrenia jenis ini sering menunjukkan tanda tanda emosi dan ekspresi yang tidak sesuai dengan keadaannya. Halusinasi dan khayalan adalah gejala gejala yang sering dialami untuk orang yang menderita skizofrenia jenis ini.[3]

Skizofrenia katatonik

Jenis skizofrenia yang ditandai dengan gangguan motorik, termasuk kegembiraan ekstrim dan perilaku menyerang secara fisik terhadap orang lain tanpa alasan. Orang yang menderita bentuk skizofrenia ini akan menampilkan gejala diam dan mempertahankan posisi yang janggal dalam waktu yang lama (stupor, fleksibilitas lilin, negativisme). [4]

Skizofrenia tidak terbedakan

Jenis skizofrenia yang penderitanya memiliki delusi, halusinasi dan perilaku tidak teratur tetapi tidak memenuhi kriteria untuk skizofrenia paranoid, tidak teratur, atau katatonik.[5]

Skizofrenia sisa

Skizofrenia sisa akan didiagnosis ketika setidaknya episode dari salah satu dari empat jenis skizofrenia yang lainnya telah terjadi. Tetapi skizofrenia ini tidak mempunyai satu gejala positif yang menonjol dan biasanya hanya tinggal gejala negatifnya saja.[6]

Penyebab

Pengaruh neurobiologis, aAda beberapa teori tentang pengaruh neurogiologis yang menyebabkan skizorenia. Salah satunya adalah ketidakseimbangan padadopamin, yaitu salah satu sel kimia dalam otak.
Pada pasien penderita, ditemukan penurunan kadar transtiretin atau pre-albumin yang merupakan pengusung hormon tiroksin, yang menyebabkan permasalahan pada zalir serebrospinal.[7]
Skizofrenia bisa mengenai siapa saja. Data American Psychiatric Association (APA) tahun 1995 menyebutkan 1% populasi penduduk dunia menderita skizofrenia.
75% penderita skizofrenia mulai mengidapnya pada usia 16-25 tahun.[8] Usia remaja dan dewasa muda memang berisiko tinggi karena tahap kehidupan ini penuh stresor. Kondisi penderita sering terlambat disadari keluarga dan lingkungannya karena dianggap sebagai bagian dari tahap penyesuaian diri.
Pengenalan dan intervensi dini berupa obat dan psikososial sangat penting karena semakin lama ia tidak diobati, kemungkinan kambuh semakin sering dan resistensi terhadap upaya terapi semakin kuat. Seseorang yang mengalami gejala skizofrenia sebaiknya segera dibawa ke psikiater dan psikolog.

Gejala

Indikator premorbid (pra-sakit) pre-skizofrenia antara lain:
  1. Ketidakmampuan seseorang mengekspresikan emosi: wajah dingin, jarang tersenyum, acuh tak acuh (afek datar).
  2. Penyimpangan komunikasi: pasien sulit melakukan pembicaraan terarah, kadang menyimpang (tanjential) atau berputar-putar (sirkumstantial).
  3. Gangguan atensi: penderita tidak mampu memfokuskan, mempertahankan, atau memindahkan atensi (perhatian).
  4. Gangguan perilaku: menjadi pemalu, tertutup, menarik diri secara sosial, tidak bisa menikmati rasa senang, menantang tanpa alasan jelas, mengganggu, dan tak disiplin.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Skizofrenia
Oleh: Hana Anggraini Putri 1701348905

Selasa, 14 Januari 2014

Liburaaaaaaan (Fadlizil ikram yushana)


liburaan saya ini sebenarnya tidak ada yg saya tunggu kecuali berkumpul kembali dengan teman - teman sma saya , dan hari yang ku tunggu - tunggu itu datang pada saat malam tahun baru kami mengadakan acara yaitu di rumah teman saya di sentul  , disitu kami semua berkumpul bersama lagi , masih ingatkah pikirku tentang masa - masa paling indah dulu senin sampai jumat memakai seragam hahaha , susah senang kami rasakan bersama , solidaritas yg terbentuk dari 0 sampai sekarang banyak sekali yg berubah dari mereka , saya merasa sangat senang karena kami bisa berkumpul kembali pada hari ini , sangat berkasan sekali berkumpul lagi bersama teman - teman dekat saya waktu sma , kami saling sharing tentang pelajaran kami , kampus kami dan nilai - nilai kami setelah melewati acara tahun baru dengan bakar - bakaran dan main petasan kami pun menuju sma tercinta kami di tebet yaitu sma 26 ,dan kami berfoto - foto di depan sma tercinta kami , sesekali kami bernostalgia menceritakan tentang masa - masa sma dulu tidak terasa waktu sudah menunjukan puku 04:00 setelah menunggu adzan subuh kami pun kembali ke rumah masing - masing .
sekian pengalaman yg paling berkesan di liburan saya kemarin terima kasih. 

Sabtu, 11 Januari 2014

Kesulitan Belajar pada Anak

Kesulitan belajar ( learning disability ) adalah cacat syaraf yang mempengaruhi kemampuan otak anak untuk mengerti, mengingat, dan mengkomunikasikan informasi

Penyebab:
-          Cidera otak pada masa perkembangan otak
-          Ketidakseimbangan zat-zat kimiawi didalam otak
-          Gangguan perkembangan syaraf
-          Kelambatan proses perkembangan individu
-          Factor genetis
-          Factor lingkungan
Karakteristik:
Menurut clement terdapat 10 gejala yang sering dijumpai pada anak berkesulitan belajar yaitu :
-          Hiperaktif
-          Gangguan persepsi motorik
-          Emosi yang labil
-          Kurang koordinasi
-          Gangguan perhatian
-          Impulsive
-          Gangguan memori dan berpikir
-          Kesulitan pada akademik khusus
-          Gangguan berbicara dan mendengar
-          Hasil electroencephalogram (EEG) tidak teratur serta tanda neorologis tida jelas.