Hiperaktif
Hiperaktif adalah suatu sindroma yang meliputi sejumlah besar komponen ketimbang hanya pada satu kesatuan. Gejala-gejala meliputi gerakan-gerakan yang berlebihan, kejang sesaat, gerak impulsif dan mudah bingung. Kelainan perhatian, atau ketidaksanggupan untuk memusatkan pikiran mungkin adalah aspek yang paling penting.
Hiperaktif sering terjadi pada murid sekolah dasar yaitu 4-10 % dan paling banyak terjadi pada anak laki-laki dibanding anak perempuan perbandingannya 1 dibanding 9. Penyebab dari Hiperaktif belum diketahui secara pasti, namun ada yang mengatakan akibat suatu kelainan genetik, ada juga yang menyebutnya psikogenik. Mungkin pula akibat hubungan pribadi antara anak dan orang tua yang kurang baik pada tahun-tahun pertama kehidupan anak. Bisa juga karena anak tersebut harus dipisahkan dari orang tuanya ketika masih kecil. Ada yang beranggapan bahwa hiperaktif disebabkan oleh kerusakan minimal pada otak anak. Kemungkinan itu terjadi sebelum anak lahir, hal ini dibuktikan dengan gambaran kerja otak (EEG) adalah abnormal pada sekitar 50 % anak hiperaktif.
Anak yang mempunyai kemungkinan memiliki sifat hiperaktif harus dirawat oleh seorang dokter spesialis. Menurut Dr. Ben F.Feingold, bahwa makanan tertentu seperti zat aditif, pewarna dan bumbu penyedap sebagai penyebab hiperaktif. Dengan menghilangkan bahan-bahan tersebut dari menu makanan maka anak dikatakan akan kembali ke watak yang normal.Sebaiknya orang tua dapat memilihkan makanan-makanan yang cocok bagi anak-anaknya yang alergi terhadap sesuatu zat makanan tertentu, atau yang bisa menimbulkan reaksi merugikan akibat bahan-bahan atau unsur-unsur kimia dalam makanan tersebut.
Oleh: hana anggraini putri 1701348905
Tidak ada komentar:
Posting Komentar