Definisi Cinta
Rubin: sikap terhadap orang lain,
suatu himpunan pikiran khusus ttg orang yang dicintai
Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat
dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik
yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat
lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia
terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan
kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan
apapun yang diinginkan objek tersebut.
Cinta adalah satu perkataan yang mengandungi makna perasaan
yang rumit. Bisa dialami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga
dipengaruhi perkembangan semasa. Perkataan sentiasa berubah arti menurut
tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi
masyarakatarakat yang berbeda. Sifat cinta dalam pengertian abad ke 21 mungkin
berbeda daripada abad-abad yang lalu. Ungkapan cinta mungkin digunakan untukuk
meluapkan perasaan seperti berikut:
· Proses Terjadinya Cinta Dari Segi
Ilmiah
menurut
domeena renshaw dari universitas loyola, "ketika jatuh cinta, aliran darah
ke pusat otak akan meningkat." peningkatan aliran darah tersebut terjadi
di bagian otak yang juga bertanggung jawab saat orang mengalami kecanduan obat.
menurut
peneliti dari universitas rutgers di new jersey, helen fisher, terdapat tiga
fase dalam tubuh yang dapat menciptakan ketertarikan terhadap seseorang. 'lust'
adalah fase pertama di mana terdapat gairah seksual yang dimunculkan oleh
hormon testosteron dan estrogen ketika melihat penampilan seseorang. Pria tidak
memiliki hormon esterogen, sedangkan wanita memiliki hormon esterogen dan
testosteron dalam jumlah kecil.
kedua,
fase 'attraction' di mana kita akan merasa tergila-gila oleh pasangan sehingga
tidak dapat memikirkan hal lain. Pada fase ini, darah akan mengalir ke pusat
otak dan mengatur rasa bahagia ketika kita merasakan hal yang luar biasa dari
pasangan. Kelompok saraf penghantar seperti dopamine, adarienalin,
norepinepherine, serotonin, yang biasa disebut monoamines juga memainkan peran
penting.
dopamine
bertanggung jawab menciptakan perasaan bahagia dan bahkan sering membuat kita
terlihat lebih cantik saat jatuh cinta. Dopamine juga mengakibatkan jantung
berdetak tiga kali lebih cepat, mengalirkan darah lebih banyak ke daerah pipi
dan orangan seksual . Pengalihan aliran darah ini mengakibatkan perut terasa
kosong sehingga seringkali saat kita jatuh cinta, kita merasakan kupu-kupu
dalam perut kita.
adarienalin
dan norepinephrine bertanggung jawab dalam menciptakan debar-debar pada
jantung, kegelisahan, dan kesenangan tiada tara saat merasakan cinta. Serotonin
adalah zat yang membuat otak bekerja tidak jauh beda dari kerja otak orang
dengan gangguan jiwa.
oksitoksin
dilepaskan oleh kelenjar hypothalamus saat kelahiran dan juga membantu produksi
asi yang membuat adanya ikatan antara ibu dan anak. Namun dalam hal ini, hormon
oksitoksin juga dilepaskan ketika dua orang dewasa mengalami orangasme saat
berhubunganungan intim. Jadi, semakin sering pasangan melakukan hubunganungan
intim maka akan semakin kuat ikatan yang terjalin. Vasopressin adalah hormon
pengendali ikatan jangka panjang pada mamalia.
hal
ini menjelaskan bahwa cinta tidak hanya sekadar panah asmara yang menusuk hati
kita, namun lebih karena peran otak, darah, hormon-hormon, dan zat kimia lain
pada tubuh
· Jenis Cinta:
å Companionate
love (cinta persahabatan) yaitu, cinta yang berawal dari
persahabatan dan intensitas bertemu yang tinggi, sehingga timbul rasa saling
memahami antar satu sama lain, yang menyebabkan rasa saling berempati pada
kedua belah pihak.
å Passionate/
Romantic love (cinta yang membara) adalah perasaan yang
timbul saat pertama kali bertemu, karena telah memiliki ikatan batin yang kuat
antara kedua belah pihak.
Karakteristik
cinta:
·
Kelekatan scr fisik dan emosional:
timbul perasaan inging selalu dekat, dan merasa rindu saat lama tidak berjumpa.
Bahkan membuat kita mudah untukuk menemukannya di tengah kerumunan orang.
·
Perhatian (caring): Selalu memtimbul keinginan untukuk memperhatikan segala
tingkah laku dan hal-hal yang disukainya, maupun yang tidak
Skala
cinta menurut Rubin:
·
Kelekatan
(attachment)
kasih
sayang, perasaan mbutuhkan & mdesak
·
Keinginan
untuk mberi perhatian pada seseorang
Hasrat
untuk mengutamakan kesejahteraan seseorang dan peka terhadap kebutuhan2nya
·
Rasa
percaya dan pengungkapan diri :
Komponen
utama cinta:
·
Memberi perhatian (caring)
·
Perasaan membutuhkan (needing)
·
Rasa percaya (trust)
·
Toleransi terhadap kesalahan
partnernya
Ciri
khas cinta menurut Davis (1985)
·
Kelompok birahi (passion): perasaan ttarik/ tapiesona,
keinginan seksual & eksklusif
·
Kelompok caring: memberi perhatian
Robert
Sternberg (87): Triangular theory
of love ( 3 komponen utama cinta):
·
Intimacy hubunganungan
seksuil, perzinahan, kekariban, kerukunan, keintiman
·
Passion kegemaran,
nafsu, keinginan besar
·
Commitment
·
Menurut Lee terdapat 6 bentuk/ gaya
cinta:
1.
cinta romantik :Sering juga disebut cinta pada pandangan pertama, cinta ini
memiliki ketulusan untukuk memberikan cinta dan datang tanpa tahu alasan yang
ada di balik cinta.
2.
cinta memiliki : cinta yang memilki ketergantungan yang amat sangat pada orang
yang dia cintai, bisa disebut juga dengan “cinta mati”,. Memiliki obsesi yang
tinggi pada pasangannya sehingga pasangan cenderung posesif dan mudah depresi
yang diakibatkan oleh permasalahan yang ada pada hubunganungannya.
3.
cinta kawan baik :Adalah cinta yang berawaldari persahabatan dan intensitas
bertemu yang tinggi, sehingga timbul rasa saling memahami dan timbul empati
antar kedua belah pihak. Hingga menimbulkan rasa cinta.
4.
cinta pragmatic : Adalah rasa cinta yang muncul karena motiv belas kasihan,
bukan murni karena cinta itu sendiri.
5.
cinta altruistic : Adalah rasa cinta yang muncul karena motiv belas kasihan,
bukan murni karena cinta itu sendiri. Sehingga bila orang yang dicintai
tidaklagi pantas untukuk dikasihani, maka hilang pula rasa cinta yang ada.
6.
cinta main2 : Pemain cinta yang biasa disebut dengan “play boy”dan”play girl”
yang melandasi suatu hubunganungan hanya karena ingin mendapatkan kepuasan
sementara dari hubungan tersebut. Tak jarang, cinta hanya dilandasi dengan rasa
penasaran, bila target telah tercapai, maka biasanya hubungan akan segera
berahir.
·
Gaya cinta berkembang menjadi
berbagai macam bentuk menurut teori gaya kelekatan (Attachment style)
tergantung perkembangan masa anak2.
·
Haze & Shaver: bayi mengadopsi
gaya kelekatan yang ditunjukan pada orang tua mereka y/ secure (rasa aman),Avoidant (menghindar), anxiousuatu ambivalent (tidak
jelasuatu tidak tentu)
·
Faktor lain yang mempengaruhi gaya
cinta: sosialisasi peran seksual, pengalaman pada hubungan sebelumnya.
Faktor-Faktor
yang Berkaitan Dengan Cinta
1.
Ganjaran (reward)
·
Rasa suka dapat meningkat menjadi
rasa cinta, tergantung ganjaran yang diterima.
2.
Berbagaiedaan Gender
·
stereotipe dalam masyarakat: wanita
lebih romantis dari pria. Hasil riset: kebalikannya
·
Wanita lebih sering memutuskan
hubungan dari pada pria. Akibat: pria lebih mengalami depresi, kesepian &
tidak bahagia setelah hubtngan berakhir.
·
Ada berbagai gaya percintaan pria
& wanita: pria cenderung bgaya percintaan romantic, main2/ egoistik, sedangkan wanita cenderung pada gaya
cinta psahabatan, obsessive/
insecure / pragmatik
Mengahiri
hubunganungan
Hubungan
antar pribadi yang dimulai dari komunikasi antar pribadi dapat meningkat
(semakin erat) sampai pada hubunganungan sahabat, pacar & perkawinan. Tapi
pada tahap manapun hubungan dapat terganggu, bahkan sampai putus
konflik
dalam hubungan tidak dapat dielakan
konflik
semakin mudah timbul bila interdependenci makin meningkat
bila
interaksi semakin intens & mlibatkan berbagai hal, peluang munculnya ketidaksesuaian
makin besar.
Kategori
konflik:
·
Perilaku
spesifik
Konflik
dapat terjadi karena perilaku spesifik pasangan, atau bila salah satu pihak
tidak berhasil mberi ganjaran yang diharakan. Berhubungan dengan usaha2
mkoordinasikan perilaku spesifik
·
Norma
& peran
Konflik
yang bsumber dari hak2 & kewajiban2 pihak yang terlibat. Terjadi tawar
menawar aturan & peran
·
Disposisi
pribadi
Konflik
timbul dari perilaku2 yang khas pasangan. Konflik terjadi bila seseorang
memandang dirinya sendiri sbg yang terbaik & terbijak.
·
Konflik dapat mpererat hubungan/
mbuat hubungan menjadi hancur, tergantung cara penyelesaiannya.
Dua
dimensi reaksi:
reaksi/
respon yang konstruktif-destruktif
·
Konstruktif: Berniat untuk mepertahankan
hubungan
·
Destruktif: memutuskan/ mengakhiri
hubungan
reaksi
yang aktif-pasif.
Masing2
reaksi dapat bersifat positif / negative
Aktif:
·
reaksi exit : bersifat negatif
·
reaksi voice: bersifat positif
Pasif:
·
Reaksi loyality : bersifat positif
·
Reaksi neglect: bersifat negative
·
Rosbult & Zembrodt: terdapat
variabel2 yang dapat memprediksi derajat komitmen suatu hubungan & mpengaruhi
reaksi ketika tidak puas terhadap suatu hubungan:
-
Ada berbagai tipe respon berdasarkan gender: pria aktif, wanita: pasif
-
Tk pendidikan menentukan reaksi seseorang
-
Untuk pasangan yang sdh menikah
-
Kesepian: perasaan yang timbul bila harapan untuk terlibat dalam hubungan yang
akrab dengan seseorang tidak tercapai.
dipostkan oleh Agatha Ratih C 1701362885
"Kesepian: perasaan yang timbul bila harapan untuk terlibat dalam hubungan yang akrab dengan seseorang tidak tercapai." Blog kalian bagussss (Y). Lagunya cucok bgt dengan nama blognya. Jiahahhaha
BalasHapusterimakasih Yonathan :)
HapusHallo Agatha...
BalasHapusIsi artikelnya sudah bagus, tetapi mohon untuk lebih diperhatikan penulisannya agar lebih rapi, dan nyaman dibaca. Terimakasih ;)
Diposkan oleh Melisa Ulfah 1701348312